Marquee text

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. (QS: At-Taubah 128)
Showing posts with label Kajian tentang Alawiyin. Show all posts
Showing posts with label Kajian tentang Alawiyin. Show all posts

31 March 2017

CARA ORANG-ORANG SHALIH DARI KELUARGA BA'ALAWI (HABAIB) MENDIDIK ANAK-ANAKNYA

CARA ORANG-ORANG SHALIH DARI KELUARGA BA'ALAWI (HABAIB) MENDIDIK ANAK-ANAKNYA...

1) Ibu ketika menyusui sambil membaca Ayat Kursi dan Al-Ikhlas, Al-'Alaq, An-Nas dan mengulang-ulang bacaan.
2) Pertama kali yang diajarkan kepada anak mereka...Bahwasanya aku ridho Allah sebagai Tuhanku dan Islam agamaku dan Nabi Muhammad Nabi dan Rasulku.

3) Mengajak keluar anak-anak kecil ketika waktu malam yang terakhir (sebelum subuh) ke Masjid agar menjadi kebiasaan.

4) Sebelum memasuki bulan-bulan berkah seperti Ramadhan, mereka mengumpulkan anak-anak mereka dan bertanya kepada mereka, apa yang akan kalian kerjakan dibulan yang berkah ini? Dari amalan membaca Al-Qur'an, dzikir, sedekah dll.

29 March 2017

Mayat Hidup

Kalam Salaf

عن حذيفة رضي الله عنه قال:
 يأتي على الناس زمان لأن تكون فيهم جيفة حمار أحب إليهم من مؤمن يأمرهم وينهاهم

" Akan datang satu zaman dimana bangkai keledai lebih dicintai  daripada keberadaan orang mukmin yg menyerukan Amar Ma'ruf Nahi Mungkar di daerah mereka  "

Tahukah kalian  siapakah mayat hidup itu ?

"DI DALAM JIWA AHLUL BAIT ADA DARAH DAN RUH SAYYIDINA MUHAMMAD SHALLALLAHU ALAIHI WASSALAM"

"DI DALAM JIWA AHLUL BAIT ADA DARAH DAN RUH
SAYYIDINA MUHAMMAD SHALLALLAHU ALAIHI WASSALAM"

Para Pencari Kelemahan Habaib
Saya ingin katakan kepada kalian, yang kalian hadapi itu adalah
keturunannya Rasulullah SAW atau Ahlul Baitnya Nabi.
Kalian harus tahu bahwa sejak 1400 tahun yang lalu hingga sekarang Keturunannya Rasulullah SAW itu tidak pernah gentar untuk menghadapi
para penguasa zalim dan para pengikutnya.
Sayyidina Ali bin Abi Thalib Syahid,
Sayyidina Hasan diracun,

11 April 2015

Jika Muslimin Meneror Kufar, mustahil ada orang yang masuk Islam

Saudaraku yang ku muliakan, mereka (para teroris) ini saudara-saudara Muslimin kita yang dangkal dalam pemahaman Syariah, cuma menggunting ayat lalu memaksakan pemahaman mereka dengan kemauan mereka.
Habib Munzir
Ayat-ayat tersebut adalah kekerasan orang mukmin kepada kuffar adalah kepada kafir harby yang memerangi Muslimin, sedangkan kafir yang tidak memerangi Muslimin maka Rasul Shollallohu 'Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam berlemah-lembut kepada mereka, hal itu jelas pada belasan bahkan puluhan ayat dan riwayat shahih.

Islam adalah kesatria, bukan pengecut. Jika musuh memerangi dengan senjata maka perangi dengan senjata, jika dengan siasat maka perangi dengan siasat, jika dengan harta maka perangi dengan harta.
Lalu bagaimana dengan pemuda Yahudi yang berkhidmat di rumah Rasulullah Shollallohu 'Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam dan Rasul Shollallohu 'Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam menerimanya berkhidmat. Bagaimana seorang kafir Yahudi itu masuk ke rumah Rasul Shollallohu 'Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam bahkan diterima sebagai khadim (red. pembantu) beliau Shollallohu 'Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam. Rasul Shollallohu 'Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam tidak menghardik dan mengusirnya atau memaksanya masuk Islam.

06 April 2015

Kelebihan Ratib Al-Haddad



Cerita-cerita yang dikumpulkan mengenai kelebihan Ratib Al-Haddad banyak tercatat dalam buku Syarah Ratib Al-Haddad, antaranya;

Telah berkata Habib Abu Bakar bin Abdullah Al-Jufri yang bertempat tinggal di Seiwun (Hadhramaut): “Pada suatu masa kami serombongan sedang menuju ke Makkah untuk menunaikan Haji, bahtera kami terkandas tidak dapat meneruskan perjalanannya kerana tidak ada angin yang menolaknya. Maka kami berlabuh di sebuah pantai, lalu kami isikan gerbah-gerbah (tempat isi air terbuat dari kulit) kami dengan air, dan kami pun berangkat berjalan kaki siang dan malam, kerana kami bimbang akan ketinggalan Haji. Di suatu perhentian, kami coba meminum air dalam gerbah itu dan kami dapati airnya payau dan masin, lalu kami buangkan air itu. Kami duduk tidak tahu apa yang mesti hendak dibuat.

Maka saya anjurkan rombongan kami itu untuk membaca Ratib Haddad ini, mudah-mudahan Allah akan memberikan kelapangan dari perkara yang kami hadapi itu. Belum sempat kami habis membacanya, tiba-tiba kami lihat dari kejauhan sekumpulan orang yang sedang menunggang unta menuju ke tempat kami, kami bergembira sekali. Tetapi bila mereka mendekati kami, kami dapati mereka itu perompak-perompak yang kerap merampas harta-benda orang yang lalu-lalang di situ.

03 April 2015

Habib Abubakar al-Masyhur tentang Fitnah Perang Yaman



Berikut adalah kalam nasehat al-Habib Abubakar al-Adni bin Ali al-Masyhur terkait konflik perang Yaman:
Bismillah…
Habib Abubakar al-Masyhur: Jagalah Lisan, Tangan, dan Hatimu dari Fitnah Perang Yaman

Untuk saudaraku dan orang yang aku cintai, janganlah kamu tertipu dengan rasa simpati, dan jangan biarkan dirimu terseret oleh badai fitnah. Apa yang sedang terjadi sekarang ini adalah sebuah fitnah yang nyata, bala’, ujian dan cobaan.
Semua itu tidak akan bisa dikahiri hanya dengan menembakan satu atau dua rudal saja. Apa yang sedang terjadi adalah sebuah peperangan antara sesama muslim, manfaatanya hanya kembali kepada Amerika, Rusia, orang-orang kafir dan para iblis laknatulloh, mereka itulah musuh yang sebenarnya.
Adapun permusuhan antara Iran dan negara-negara teluk atau yang mereka namakan dengan perang antara Syiah dan Sunni itu hanyalah sekedar permainan dan sandiwara belaka guna mempengaruhi akal dan fikiran orang Arab dan kaum muslim pada umumnya.

28 March 2015

ISTIQAMAH ADALAH KAROMAH TERTINGGI.

Nasihat Tuanku Guru Mulia Al-habib Zein Hafidzahullah.






Karomah bukanlah bukti bahwa seseorang telah sampai kepada derajat maqam yang Tinggi, atau sampai kepada derajat kewalian ataupun ke salihan.

Sebab Setan mampu menempuh Perjalanan dari Timur sampai ke barat hanya di tempuh dengan beberapa menit saja.


 

Berkata Ulama'

إذا رأيــت رجـــلاً يــطـيــر.وفوق مـــاء البحر قد يسيرُ
ولم يقف عند حدود الشرع . فـإنــه مستدرجٌ أو بدعي

Jika engkau melihat seseorang mampu Terbang ataupun Mampu berjalan di atas air.

Sedang dia tidak berdiri di batas-batas hukum Syara' maka sesungguhnya dia adalah seorang yang di istidrajkan atau seorang Pelaku Bid'ah.

Melazimkan nya seseorang di atas keta'atan dan perbuatan baik, serta menjauhi perbuatan maksiat, meninggalkan perkara Yang di larang adalah bukti kuat atas istiqamah.

23 March 2015

Meninggalkan perkara haram

Sebagian al-Arif billah berkata:
Ibadah bisa dilakukan oleh siapa saja, bisa orang yang baik dan orang yang menyimpang. Akan tetapi untuk bisa meninggalkan sesuatu yang terlarang dan haram adalah hanya bisa dijalankan oleh orang siddiquun yang diberi kekuatan oleh Allah.

Bukan banyak ketaatan yang dilihat, akan tetapi seberapa besar kita bisa menjaga dari sesuatu yang makruh dan haram. Orang yang bisa menjaga dirinya dari perkara makruh, maka akan lebih mudah baginya meninggalkan perkara haram. -Habib Umar bin Hafidz

Habib Umar bin Hafidz




19 March 2015

Dibalik Kelembutan Baginda Rasulullah SAW

Dibalik Kelembutan Baginda Rasulullah SAW
( Diceritakan oleh Syekh Ibrahim Osi-Efa..murid Habib Umar Bin Hafidz ).

Idam adalah sebuah lembah di luar Madinah al-Munawwarah. Sebuah gunung. Sebuah tempat di mana kulit menyentuh kulit.

Otot Nabi (damai dan berkah besertanya) ,( 50thn+) menyentuh otot seseorang bernama Rukana ibn Abi Yazid ( 20thn ); Pegulat tak terkalahkan (sayyidina Umar, dan Khalid bin walid yang terkenal perkasa juga tak sanggup mengalahkan Rukana). Rukana mengancam Nabi (damai dan berkah besertanya) dan Rukana menyatakan bahwa ia akan membunuhnya. Nabi (damai dan berkah besertanya) menghampiri Rukana. adalah Rasul, sebagaimana dikatakan Umar ibn al-Khattab, "Muhammad bin Abdullah adalah orang yang paling berani dari semua manusia." Jika seseorang mengancam, dia langsung mendatangi mereka, sendirian. 


27 December 2013

MENCINTAI AHLUL BAIT

MENCINTAI AHLUL BAIT
___________________
Oleh : Mbah Rien.

Ahlul Bait Rasulullah saw, adalah semua orang
yang ada hubungan keluarga
dengan Rasulullah saw, Ali ra, Fatimah ra, Hasan ra, Husein ra.

Dari Siti Fathimah ra, Rasulullah saw, bersabda :
“Semua anak yang dilahirkan oleh ibunya bernasab kepada ayah mereka
kecuali Fathimah, akulah wali mereka, akulah nasab mereka
dan akulah ayah mereka”
(HR. Thabrani)

Dari Ummu Salamah ra, ketika turun ayat Al-Qur'an :
“Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu,
hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.”
(QS. Al-Ahzab : 33)
Maka Rasulullah saw, memanggil Ali, Fatimah, Hasan, Husein.
Kemudian beliau bersabda : “Mereka adalah ahlu baitku”
(HR. Hakim)

Dalam hadits lain Rasulullah saw, bersabda :

17 August 2013

Terjemah Kitab Ihya’ul Mayyit fii Fadhilati Ahlul Bayt 60 Hadits Keutamaan Ahlul Bayt Karya Al Imam Jalaluddin As Suyuthi

Muqadimah Terjemah
Segala puji bagi Allah swt, Rabb yang memberi petunjuk dan yang menampakkan kebenaran kepada hambanya. Shalawat keberkahan dan salam atas nabi mushthofa khotamin nabiyyin Muhammad bin  'Abdullah, serta kepada seluruh keluarga, dzurriyyat dan para shahabatnya.

Allah berfirman : "Sesungguhnya telah datang seorang Rasul dari kaum (golongan)mu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasih lagi penyayang terhadap orang-orang Mu'min (QS.9:128)". Dan firman Allah : "Boleh jadi kamu (Muhammad saw) akan menyengsarakan dirimu sendiri karena mereka tidak beriman (QS.26:3) Dan masih banyak firman Allah swt tentang Muhammad saw serta keutamaan-keutamaannya. Amma ba'du

Apa dan Siapa Ahlul Bayt ?

 
Kata ahlul bayt menurut arti bahasa adalah Al Qorib wal 'Asyirah yaitu family dan keluarga terdekat bisa juga termasuk istri. Pengertian Ahlul Bayt nabi secara 'urfan ( umum ) adalah seluruh keluarga dekat termasuk paman, bibi, anak, anak paman dan bibi serta anak cucu beliau, pengertian itu telah dipergunakanoleh orang-orang sejak masa-masa awal islam hingga sekarang. pengertian kata ahlul bayt bisa memiliki pengertian yang berbeda-beda tergantung dari sudut mana kita melihatnya. Sedangkan pengertian ahlul bayt secara sya'riat adalah 'Ali kwh, Fatimah ra, Syarif Hasan dan Sayyid Husein ra. Pembatasan pengertian hanya kepada mereka tersebut berdasarkan dalil-dalil kontekstual yang cukup tegas dan jelas diantaranya ayat At Tathir, Allah berfirman : "Sesungguhnya Allah swt berkehendak untuk menghilangkan kotoran dari kalian wahai ahlul bayt dan mensucikan kalian sesuci-sucinya (QS.33:33) ".

27 May 2013

Buku Keutamaan Keluarga Rasulullah SAW oleh K.H Abdullah bin Nuh

Keutamaan Keluarga Rasulullah SAW oleh K.H Abdullah bin Nuh: 242 halaman

PENDAHULUAN
BISMILLAH AR-RAHMAN AR-RAHIM
Alhamdulillah, puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah yang mewajibkan segenap kaum Muslimin menumpahkan kecintaan dan kasih sayang kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad s.a.w. beserta semua ahlulbait dan keluarganya; sebagaimana telah difirmankan-Nya dalam al-Qur'anul-Karim.

("Katakanlah hai Muhammad, aku tidak meminta upah apa pun dari kalian atas seruanku selain kasih sayang di dalam kekeluargaan") [Asy-Syura: 23]

26 May 2013

Darkah Yaa Ahlal Madinah


Lambang dan tulisan itu adalah tawassul, Darkah artinya Bantulah. Yaa Ahlal Madinah, yg di maksud adalah Rosul Allah SAW dan semua syuhada' Badr yg di makamkn di Madinah. 

Mengenai huruf Haa, adalah tawassul pada al-Hafidz al-Habib 'Ali bin Muhammad al-Habsyi Shohibul Maulid dan huruf itu ada yg tawassul pada Imam 'Abdullah bin 'Alwi al-Haddad, ada pula yg bermakna tawassul kepada Imam Abu Bakar bin Salim, perlu di ketahui bahwa tawassul dg tulisan di perbolehkn dalam syariah.

Mengenai azimat (Ruqyat) dg huruf arab merupakan hal yg di perbolehkn, selama itu tidak menduakan Allah SWT. Sebagaimana di jelaskn bahwa azimat dg tulisan ayat atau doa di sebutkn pada kitab Faidhulqodir juz 3 hal 192 dan Tafsir Imam Qurtubi Juz 10 hal 316/317 dan masih banyak lg penjelasan para Muhadditsin mengenai di perbolehkan nya hal tsb. Allah A'lam."


Yg "Yaa Tarim Wa Ahlaha" maksudny bertawassul kepada ahlat tarim.. Tarim di kenal dg Kota Seribu Wali.. Allah A'lam

01 May 2013

Karomah dua orang wali dan niat yang lurus

KAROMAH HABIB LUTHFI BIN YAHYA & HABIB MUNDZIR ALMUSAWA 
 
Habib Munzir Al Musawa
Habib Lutfi bin Yahya
Kisah tentang sebuah niat yang mengalahkan logika ilmiah. Kisah nyata Muhammad Syamsuri, beliau adalah Anggota Helm aktif (Grup Helm MR yaitu aktivis Majelis Rasulullah saw yang bertugas mengatur lalu lintas dan menghimbau Jama’ah Majelis Rasulullah saw agar mematuhi peraturan lalu lintas dan menggunakan helm bagi pengendara motor, serta mengatur kelancaran lalu lintas ketika ada pengajian Majelis Rasulullah saw.)

Kisah ini dialami oleh saudara kita, namanya Muhammad Syamsuri. Beberapa waktu lalu beliau kecelakaan mobil di Tol Cipularang dan mengalami retak tulang kaki sehingga harus menggunakan kursi roda. Dokter sudah angkat tangan. Namun Syam tidak putus asa. Ia pergi ke Habib Luthfi bin Yahya Pekalongan untuk minta doa. Syam ini adalah murid Habib Luthfi.
 

Pengakuan Cinta Dusta Kaum SaWah Terhadap Ahlul Bait Nabi Saw

Bagaimana bisa mengaku-ngaku cinta ahlul bait tapi di saat yang sama juga mengingkari eksistensi ahlul bait ?

Cinta Nabi dan ahlul bait (keluarga dan dzuriyah Nabi ) adalah bagian dari amal yang menyempurnakan iman kita.


Artinya adalah bahwa keimanan kita tanpa dibarengi cinta kepada Nabi saw dan ahlul baitnya, iman kita menjadi cacat disebabkan melanggar perintah Rasulullah saw. Rasulullah Saw menyuruh (mewajibkan) kita umatnya dalam sabdanya:

“Cintailah Allah karena nikmat-nikmat yang dianugerahkan kepada kalian. Cintailah aku karena cinta kalian kepada Allah dan cintailah Ahlul Baitku karena cinta kalian kepadaku.” (Sunan Turmudzi, jilid 5, hal 664, hadis 3789).

Akan tetapi, dari apa yang sering mereka katakan tentang cinta ahlul bait, ternyata banyak ucapan-ucapan kaum Wahabi tentang Cinta Ahlut Bait hanyalah bohong besar belaka.


Pengakuan cinta mereka tidak dapat dibuktikan alias dusta. Ada banyak alasan yang mereka paparkan dengan membuat berbagai macam definisi yang membingungkan tentang ahlul bait, dimana intinya mengarah kepada penolakan untuk mencintai ahlul bait.

Habib Ali Zainal Abidin bin Abdurrahman Al Jufri

Berwajah tampan dengan sosoknya yang tinggi besar dan berbadan tegap. Jubah dan sorban yang dikenakan membuatnya lebih berwibawa. Saat ini beliau menjadi idola dan panutan para kawula muda di negara-negara Timur Tengah. Dialah Habib Ali Zainal Abidin bin Abdurrahman Al Jufri. Ayah beliau pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Yaman Selatan, saat negeri Yaman belum menjadi Negara kesatuan seperti sekarang ini.
Habib Ali Zainal Abidin Al Jufri

Sejak kecil Habib Ali berguru kepada Al Maghfurlah Al Imam Al Habib abdulqadir bin Ahmad Assegaf, Jeddah, Saudi Arabia. Beliau mendapatkan nadzrah (pandangan) khusus dari Al Imam Al Habib abdulqadir bin Ahmad Assegaf. Kemudian Al Imam Al Habib abdulqadir bin Ahmad Assegaf memerintahkan beliau untuk mengikuti Habib Umar bin Muhammad bin Hafidz bin Syeikh Abibakar dan beliau termasuk generasi awal murid-murid Habib Umar bin Hafidz. Sejak awal keistimewaan Habib Ali Al Jufri sudah nampak baik bakat suluknya maupun keistimewaan akalnya yang tajam dan cerdas melampaui murid-murid lainnya.

17 April 2013

Ceramah Putra Syeikh ‘Abdulqâdir Al-Jailânî

Syeikh ‘Abdulqâdir Al-Jailânî bila berceramah menggunakan bahasa yang sangat sederhana.  Anak beliau yang telah banyak menuntut ilmu dan gemar berceramah berkata dalam hati, “Jika aku diizinkan berceramah, tentu akan lebih banyak orang yang menangis.”

Suatu hari Syeikh ‘Abdulqâdir Al-Jailânî ingin mendidik anaknya.  Ia berkata kepadanya, “Wahai anakku, berdiri dan berceramahlah.”  Si anak kemudian berceramah dengan sangat bagus.  Namun, tidak ada seorang pun yang menangis dan merasa khusyu’.

Mereka bahkan bosan mendengar ceramahnya.  Setelah anaknya selesai berceramah Syeikh ‘Abdulqâdir naik ke mimbar lalu berkata, “Para hadirin, tadi malam, isteriku, ummul fuqorô`, menghidangkan ayam pangang yang sangat lezat, tapi tiba-tiba seekor kucing datang dan memakannya.”  Mendengar ucapan ini, para hadirin menangis dan menjerit.

Si anak berkata, “Aneh…, aku bacakan kepada mereka ayat-ayat Quran, hadis-hadis Nabi, syair dan berbagai akhbâr, tidak ada seorang pun yang menangis.  Tapi, ketika ayahku menyampaikan ucapan yang tidak ada artinya, mereka justru menangis.  Sungguh aneh, apa sebabnya?”.


Hikmah di Balik Kisah
Habib ‘Umar bin Hafidz berkata:

Himbauan Aqidah ‘Alawiyyin


AQIDAH dan THARIQAH
SALAF AL-’ALAWIYYIN
  disusun oleh :
ALLAMAH SAYYID ALWI B. THOHIR AL-HADDAD
 
Kata Pengantar
  
Risalah ini adalah cuplikan (fragmen) dari kitab sejarah dan biografi, ditulis oleh seorang ulama besar, mantan Mufti Kerajaan Johor Baharu Malaysia Allamah Sayyid ‘Alwi b. Thahir Al-Haddad. Buku ini membahas tentang sejarah, biografi dan perilaku guru beliau AlHabib Al-Imam Ahmad b. Hasan Al-Athas dengan judul: “Uqud Al­-Almas” = Untaian-untaian intan, Kutipan ini adalah dari jilid I P.65 - 75, terbitan tahun : 1368 H./1949 M.

Pada masa hidup penulis, mulai tersebar di tengah golongan ‘Alawiyyin faham Syi’ah Imamiyah, dan mereka menuduh bahwa pendahulu-pendahulu ‘Alawiyyin adalah penganut Madzhab Syi’ah Imamiyah. Apa yang pernah terjadi pada masa hidup penulis (Sayyid ‘Alwi b. Thahir Al-Haddad) kini berulang lagi, bahkan dengan scope yang lebih luas. Hal itu disebabkan oleh terjadinya revolusi Iran. Revolusi yang membuat semua kaum muslimin bangga dan kagum karena pertama kali dalam sejarah modern sejak tumbangnya Khalifah Utsmaniyah di Turki dan gerakan yang berideologi Islam dapat tampil ke permukaan dan berhasil meraih tampuk pimpinan negara. Namun revolusi ini tampil sebagai revolusi Syi’ah dan digunakan sebagai sarana untuk mempropagandakan Madzhab ini dengan program Ekspor Revolusi Islam.

Dengan demikian maka banyak angkatan muda, orang-orang yang mengagumi dan terpesona oleh revolusi Iran, juga mengikuti faham Syi’ah Imamiyah, meninggalkan Madzhab yang telah mereka ikuti sejak pendahulu-pendahulunya. Dengan demikian timbullah sempalan baru di tengah umat ini pada umumnya dan di-tengah golongan ‘Alawiyyin pada khususnya dan terpisahlah mereka dari “Assawad Al A’dham“, yaitu mayoritas umat ini, sangat dipelihara oleh Salaf (pendahulu) kita agar kita tidak terpisah dari mereka, sebab golongan inilah yang ditentukan sebagai “Al­-Firqah An-Najiah “, yaitu golongan yang selamat di akhirat, sesuai dengan Hadits Nabi Muhammad SAW.

Thariqah ‘Alawiyyah

Thariqah Keluarga Bani ‘Alawiy

Sekilas tentang Thariqah ‘Alawiyyah

Thariqah Alawiyyah adalah suatu thariqah yang ditempuh oleh para salafus sholeh. Dalam thariqah ini, mereka mengajarkan Al-Kitab (Al-Qur’an) dan As-Sunnah kepada masyarakat, dan sekaligus memberikan suri tauladan dalam pengamalan ilmu dengan keluhuran akhlak dan kesungguhan hati dalam menjalankan syariah Rasullullah SAW.
Penjelasan di atas dinukil dari buku Qutil Qulub, karya Abul Qosim Al-Qusyairy, dan dari beberapa kitab lain.

Mereka menerangkan dengan terinci, bahwa thariqah As-Saadah Bani Alawy ini diwariskan secara turun temurun oleh leluhur (salaf) mereka : dari kakek kepada kepada ayah, kemudian kepada anak-anak dan cucu-cucunya. Demikian seterusnya mereka menyampaikan thariqah ini kepada anak cucu mereka sampai saat ini. Oleh karenanya, thariqah ini dikenal sebagai thariqah yang langgeng sebab penyampaiannya dilakukan secara ikhlas dan dari hati ke hati.

Dari situlah dapat diketahui, bahwasanya thariqah ini berjalan di atas rel Al-Kitab dan As-Sunnah yang diridhoi Allah dan Rasul-Nya. Jelasnya, Thariqah Alawiyyah ini menitik-beratkan pada keseimbangan antara ibadah mahdhah, yaitu muamalah dengan Khaliq, dengan ibadah ghoiru mahdhah, yakni muamalah dengan sesama manusia yang dikuatkan dengan adanya majlis-majlis ta’lim yang mengajarkan ilmu dan adab serta majlis-majlis dzikir dan adab. Dengan kata lain, thariqah ini mencakup hubungan vertikal (hubungan makhluk dengan Khaliqnya) dan hubungan horizontal (antara sesama manusia).

16 April 2013

Keramat Para Wali


Sayid ‘Alibin Husein Al-‘Athas ra berkata: 

            Al-‘Allamah Al-Muhaqqiq, Malikul Bayan wa Hamilu Liwail Burhan, Syeikh Musthôfa Abu Saif Al-HamamiAl-AzhariAl-Mishridalam bukunya Ghautsul ‘Ibad wa Bayanur Rasyad berkata: 

            Dewasa ini dunia dipenuhi oleh orang-orang yang mengingkari keramat para wali.  Mereka menganggap bahwa keyakinan pada kekeramatan para wali adalah peninggalan abad pertengahan.  Menurut mereka kita akan mengalami kemerosotan dalam beragama dan kehidupan dunia jika orang-orang yang mempercayai keramat para wali ini masih ada di alam ini.  Andaikata mereka berpikiran luas, tentu mereka akan melihat bahwa ada sekelompok kaum yang mempercayai keramat para wali sampai pada keyakinan bahwa di dunia ini tidak ada seorang pun yang meragukan kekeramatan para wali.  Sebab, mereka menyaksikan begitu banyak kekeramatan wali.  Hamba-hamba Allah yang saleh memandang kekeramatan sebagai hal yang biasa bagi mereka.  Sebab, setiap hari mereka melihat keramat tersebut muncul dari orang-orang mulia yang bersama mereka.

            Sesungguhnya ada dua sebab yang mungkin mendorong mereka untuk mengingkari keramat para wali.