Marquee text

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. (QS: At-Taubah 128)

19 Maret 2015

Dibalik Kelembutan Baginda Rasulullah SAW

Dibalik Kelembutan Baginda Rasulullah SAW
( Diceritakan oleh Syekh Ibrahim Osi-Efa..murid Habib Umar Bin Hafidz ).

Idam adalah sebuah lembah di luar Madinah al-Munawwarah. Sebuah gunung. Sebuah tempat di mana kulit menyentuh kulit.

Otot Nabi (damai dan berkah besertanya) ,( 50thn+) menyentuh otot seseorang bernama Rukana ibn Abi Yazid ( 20thn ); Pegulat tak terkalahkan (sayyidina Umar, dan Khalid bin walid yang terkenal perkasa juga tak sanggup mengalahkan Rukana). Rukana mengancam Nabi (damai dan berkah besertanya) dan Rukana menyatakan bahwa ia akan membunuhnya. Nabi (damai dan berkah besertanya) menghampiri Rukana. adalah Rasul, sebagaimana dikatakan Umar ibn al-Khattab, "Muhammad bin Abdullah adalah orang yang paling berani dari semua manusia." Jika seseorang mengancam, dia langsung mendatangi mereka, sendirian. 



Kita mendengar beberapa riwayat ketika otot2 Nabi (damai dan berkah besertanya) berbaur dengan otot Rukana. Pemuda perkasa itu tersungkur, rasa penasaran membuat Rukana bangkit lagi, berbagai cara di coba, Setiap kali Rukana terbanting dia meminta Nabi, "lagi." Seorang pria yang tak terkalahkan dalam gulat dan ini adalah dalam kegelapan Idam dimana Anda melihat kilatan petir.
Seperti Nabi (damai dan berkah besertanya) mengatakan dalam sebuah hadis dalam Mustadrak dari Ahmad ibn Hanbal, "Allah mengizinkan malaikat untuk berbicara dalam suara yang terbaik dan ia mengizinkan malaikat tersenyum dalam senyuman terbaik. Ketika Anda mendengar guntur, yaitu malaikat berbicara dalam suara terbaik. Ketika Anda melihat kilatan petir, itu adalah malaikat tersenyum dalam senyuman terbaik.. "Lihatlah malaikat tersenyum ketika dari waktu ke waktu, tubuh rukana terhempas saat tersentuh manusia yang kelembutannya melebihi kapas ini...

Juga di ceritakan, saat penaklukan kota makkah, semua patung berhala di sekitar ka'bah di hancurkan, ada beberapa yang tersisa dan belum terjangkau berhubung posisi patung tsb tinggi, Nabi meminta sahabat Ali Bin Abi Thalib untuk naik ke pundak nabi dan menurunkan patung itu, dengan tegas sayyidina Ali berkata bahwa hal itu tak mungkin bisa di lakukan (dia tak berani menaruh kakinya di pundak nabi yang sangat di hormati itu), sayyidina Ali balik meminta nabi untuk naik, dengan tersenyum nabi menghampiri sahabat, misanan, sekaligus mantunya itu, siapa berani mengungguli kekuatan dan ke perkasaan sayyidina Ali? Baru sebelah dari kaki nabi menyentuh pundak Sayyidina Ali.. 


Beliau terjatuh dan tak mampu mengangkat nabi.. Berkali kali di coba dan tetap gagal..
Seberat apakah tubuh manusia suci itu? Sehingga manusia perkasa lainnya tak berdaya menghadapinya?
 

Wallahu a'lam

Sungguh benar Imam Ali bin Muhammad Al Habsyi di dalam simtudduraar, ketika beliau mengatakan.. Sayyidina Muhammad adalah manusia biasa yang tidak biasa.. (Basyar laakal basyar),

آللّهُمَ صَلّیۓِ ۈسَلّمْ عَلۓِ سَيّدنَآ مُحَمّدْ وَ عَلۓِ آلِ سَيّدنَآ مُحَمَّدٍ

Sumber : kitab sirah nabawiyah ibn hisyam jilid 2 hal 31 atau baca kitab Silat al-Riyadatu bil-Din wa-Dawruha fi Tanshi'ati al-Shabab al-Muslim karya Sayyid Maliki Al Hasani.

1 komentar:

  1. wah halaman yang baik serta aktikel yang bagus dan bermanfaat. ditunggu postingan berikutnya yaa ..salam

    BalasHapus