Marquee text

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. (QS: At-Taubah 128)

16 February 2013

Menguasai Ucapan dan Perkataan


Habib Ali Aljufri
Habib Ali Zainal Abidin Al-Jufri
Adakalanya engkau menjadi bagian dari orang yang hatinya berjalan di belakang lisannya. Dalam kondisi ini, engkau akan mengatakan segala sesuatu dan dengan bagaimanapun cara engkau mengatakannya, atau ucap asal bunyi… Dan orang semacam ini akan berangkat menuju keterjauhan dari sisi jalan menuju Allah dan mengarah kepada kerugian.

Apakah engkau tergolong bagian dari orang-orang yang apabila disebutkan sesuatu ia harus nimbrung dalam pembicaraan itu, baik itu memiliki faidah ataupun tidak. Atau bila muncul satu perbincangan, ia senang untuk ikut di dalamnya, baik perbincangan itu setelahnya ada faidahnya ataupun perbincangan yang mati.

Tahukah engkau, apakah perbincangan mati itu? Yakni perbincangan yang tidak mendatangkan faidak dan manfaat apapun.

“Tahun ’90-an siapa yang meraih piala ini?”
“Fulan yang meraihnya. Dan Fulan terus yang menang.”
“Kira-kira siapa nanti yang bisa mengalahkannya?”
Tanpa terasa setengah jam hilang begitu saja.
“Mobil terbaru ini itu buatan Inggris atau Amerika?”
“Mobil ini sangat anggun dan mewah. Tidak ada mobil lain lebih mewah darinya!”