Marquee text

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. (QS: At-Taubah 128)

23 Maret 2015

Meninggalkan perkara haram

Sebagian al-Arif billah berkata:
Ibadah bisa dilakukan oleh siapa saja, bisa orang yang baik dan orang yang menyimpang. Akan tetapi untuk bisa meninggalkan sesuatu yang terlarang dan haram adalah hanya bisa dijalankan oleh orang siddiquun yang diberi kekuatan oleh Allah.

Bukan banyak ketaatan yang dilihat, akan tetapi seberapa besar kita bisa menjaga dari sesuatu yang makruh dan haram. Orang yang bisa menjaga dirinya dari perkara makruh, maka akan lebih mudah baginya meninggalkan perkara haram. -Habib Umar bin Hafidz

Habib Umar bin Hafidz




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar