Marquee text

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. (QS: At-Taubah 128)

04 Mei 2013

Hari Kiamat

HARI KIAMAT ( HARI BA’ATS, NASYR, HASYR)
”Hari Kiamat, apakah hari Kiamat itu? Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu? Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang bertebaran, dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan. Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan) nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan) nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas.” (Al-Qari’ah:1-11)


Hari kiamat adalah hari akhir kehidupan seluruh makhluk bernyawa. Seluruh alam semesta akan musnah. Bumi, langit, pelanet pelanet dan seisi-isinya akan binasa. Gunung akan hancur bertebaran seperti bulu, langit runtuh dan lautan terbalik dan airnya tumpah. Hari kiamat merupakan jembatan untuk menuju ke kehidupan selanjutnya di akhirat yang kekal dan abadi. Hari kiamat merupakan hari yang wajib dipercayai akan keberadanya. Iman kepada hari kiamat adalah rukum iman yang ke-lima. Hari kiamat diawali dengan tiupan terompet oleh malaikat Isrofil untuk menghancurkan alam semesta dan seisinya.

وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَصَعِقَ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَمَنْ فِي الأرْضِ إِلا مَنْ شَاءَ اللَّهُ ثُمَّ نُفِخَ فِيهِ أُخْرَى فَإِذَا هُمْ قِيَامٌ يَنْظُرُونَ
Dan ditiuplah sangsakala maka matilah siapa yang ada dilangit dan ada di bumi kecuali yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangsakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka bangkit menunggu (putusan masing-masing). (Az-Zumar :68).

Hari kiamat tidak dapat diketahui kapan terjadinya karena merupakan rahasia Allah yang tidak diketahui siapa pun. Namun dengan demikian kita masih bisa mengetahui kapan datangnya hari kiamat dengan melihat tanda-tanda yang diberikan oleh Rasulallah saw. Orang yang beriman kepada Allah dan banyak berbuat kebaikan akan menerima imbalan surga yang penuh kenikmatan, sedangkan bagi orang-orang kafir dan dan banyak berbuat kejahatan akan masuk neraka yang sangat pedih untuk disiksa.

Tanda-tanda hari kiamat sudah banyak ditemukan diantaranya; waktu menjadi pendek, amal kebaikan berkurang, banyak fitnah, banyak pembunuhan, banyak peperangan, maksiat merajalela sulit dibendung dan lain sebagainya. Ada lagi tanda tanda kiamat yang belum kelihatan diantaranya; keluarnya Dajjal, turunnya Nabi Isa as, munculnya Imam Mahdi, keluarnya dabbah atau binatang ajaib, terbitnya matahari dari Barat dan lain sebagainya.

Dengan percaya dan beriman kepada hari kiamat kita akan didorong untuk selalu berbuat kebajikan dan menghindari perbuatan dosa karena segala amal perbuatan kita dicatat oleh malaikat yang akan digunakan sebagai bukti kelak apakah kita akan masuk surga atau neraka.

Peristiwa yang mengisahkan tentang Hari Kiamat atau Akhirat sering kali diucapkan secara berulang-ulang didalam Al Qur’an. Bahkan beriman kepada Hari Akhir sering digandengkan dengan beriman kepada Allah, karena orang yang tidak beriman kepada Hari Akhir tidak mungkin beriman kepada Allah, orang yang tidak beriman kepada Hari Akhir tidak akan beramal shalih, orang beramal shalih karena ada harapan kemuliaan di Hari Akhir dan ada rasa takut terhadap adzab di Hari akhir.

Dalil aqli (akal) yang meyakini hari Ahkirat sangat mudah yaitu dengan meyakini adanya hari esok setelah hari ini, atau adanya nanti setelah sekarang, atau dalam bercocok-tanam ada istilah memetik setelah menanam. Dengan meyakini adanya kehidupan akhirat setelah kehidupan didunia ini akan menjaga seseorang dari bertindak semau-maunya, karena ia yakin segala hal yang ia perbuat dalam kehidupannya sekarang akan dihisab/diperhitungkan untung ruginya kemudian di alam setelah kematian.

Sumber: http://hasanassaggaf.wordpress.com/2010/06/05/hari-kiamat/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar