Marquee text

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. (QS: At-Taubah 128)

21 Juni 2012

Sifat 13

13- Kalam

- الكلام : هو صفة وجودية قديمة قائمة بذاته تعالى ليست بحرف و لا بصوت منزهة عن التقدم و التأخر وغيرهما من صفات الحوادث ، القرآن العظيم المكتوب في المصاحف المقروء بالالسنة المحفوظ بالقلوب المنزل على سيدنا محمد صلى الله عليه وسلم مفهومه مساو لتلك الصفة القديمة القائمة بذاته تعالى ، قال الله تعالى { وَكَلَّمَ اللَّهُ مُوسَى تَكْلِيماً } الدليل العقلي على ذلك انه لو لم يتصف بالكلام لاتصف بضده و هو البكم واتصافه به باطل لانه نقص و النقص عليه محال و يستحيل عليه ضده و هو البكم .  

13- KALAM
Kalam (Berbicara) adalah sifat Ma’ani artinya sifat wujud Allah yang qadim (dahulu), berdiri pada dzat-Nya. Allah berbicara tanpa menggunakan huruf atau suara. Maha Suci Allah dari sifat sifat yang baru. Adanya kalam Allah yang tertera dalam kitab kibab suci, dibaca dengan lisan, dan terpelihara dalam hati merupakan bukti nyata bagi kita bahwa Allah memperhatikan kita sebagai hamba-Nya. Dengan perantara Nabi dan Rasul-Nya, Allah membimbing manusia untuk melakukan amal saleh sesuai yang diajarkan dalam kitab Allah. Dengan kalam Allah juga, kita dapat mengetahui sejarah dan kisah umat-umat terdahulu, sehingga kita dapat mengambil hikmah, mengikuti yang benar dan meninggalkan yang bathil
Adapun sifat mustahilnya Bukmum, artinya bisu. Jika Allah bisu maka Dia memiliki sifat kekurangan. dan kekurangan adalah hal yang mustahil bagi Allah. Bukti Allah bersifat kalam dapat kita lihat dari kitab-kitab-Nya yang diturunkan kepada para nabi dan rasul-Nya. Al-Quran yang sering kita baca dan kita lafadzkan setiap hari, adalah kalam Allah yang diwahyukan kepada Rasulallah saw.
وَكَلَّمَ اللَّهُ مُوسَى تَكْلِيماً
”…Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung”. (An-Nisâ: 164)
Demikianlah sifat-sifat Allah yang penting yang wajib kita ketahui . Jika sifat-sifat Allah itu kita pahami dan yakini, niscaya kita tidak akan menyembah selain Allah yang hidup dan tidak mati atau  yang kuat dan tidak lemah dan sebagainya. Kita hanya mau menyembah Allah yang memiliki sifat-sifat di atas dengan sempurna.

Sumber: http://hasanassaggaf.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar