Marquee text

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. (QS: At-Taubah 128)

21 Juni 2012

Sifat 12

12- Bashor

- البصر : هو صفة وجودية قديمة قائمة بذاته تعالى يبصر بها كل موجود على سبيل الإحاطة بحيث لا يغيب عن رؤيته مرئي وإن دق يبصر كافة الأشياء بغير حدقة و جفن ، قال الله تعالى { وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ}  الدليل العقلي على ذلك أنه لو لم يتصف به لاتصف بضده و هو العمى و اتصافه به باطل لانه نقص و النقص عليه محال فيستحيل عليه ضده و هو العمى .

12- BASHOR
Bashor (Melihat) adalah sifat Ma’ani artinya sifat wujud Allah yang qadim (dahulu), berdiri pada dzat-Nya. Allah Maha melihat segala sesuatu yang ada, baik yang nampak jelas, yang tersembunyi ataupun yang samar. Pengliatan Allah tanpa hijab, tanpa batas, tanpa menggunakan alat, tanpa menggunakan mata atau kelopak mata. Semuanya dilihat oleh Allah, kecil atau besar, dekat atau jauh, semuanya menjadi jelas bagi Allah. Bahkan andaikata ada semut yang sangat hitam berjalan di atas sebuah batu hitam di tengah malam yang kelam, Allah dapat melihatnya dengan jelas.
لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
“Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (as-Syura: 11).
Kebalikan sifat ini adalah al-’ama yang berarti buta, yakni bahwa mustahil Allah itu buta. Mustahil Allah buta, karena Allah Maha sempurna, termasuk sempurna penglihatan-Nya. Penglihatan Allah bersifat mutlak, tidak terhalang oleh apa pun. Allah melihat segala sesuatu, baik yang besar dan kecil, yang nampak dan tersembunyi. Penglihatan Allah bersifat terus-menerus, Allah tidak pernah lalai walau sedetik pun dari melihat segala perbuatan kita.
Dengan memahami sifat bashar Allah ini, hendaknya kita selalu berhati-hati dalam berbuat. Kita sadar bahwa kita tidak bisa membohongi atau menyembunyikan kebohongan apa pun di hadapan Allah. Kepada manusia kita bisa berbohong, tapi tidak mungkin bisa berbohong terhadap Allah, karena Allah melihat segala perbuatan kita. Kelak di kemudian hari akan ditampakkan segala perbuatan dan kebohongan yang kita sembunyikan. Oleh sebab itu berhati hatilah selalu, supaya kita tidak perlu merasa takut dan cemas jika suatu saat seluruh perbuatan kita akan disaksikan dan dimintakan pertanggujawabannya.

Sumber: http://hasanassaggaf.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar