Marquee text

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. (QS: At-Taubah 128)

28 Mei 2012

Buku Keutamaan Keluarga Rasulullah SAWW

Sebuah buku K.H Abdullah bin Nuh, Tentang Keutamaan Keluarga Rasulullah SAWW.

Rasulullah s.a.w. mengingatkan para sahabatnya:
"Janganlah kalian bershalawat untukku dengan shalawat buntung".

Para sahabat bertanya: "Ya Rasulullah, apakah yang dimaksud dengan shalawat buntung?" Beliau s.a.w. menjawap:
"Kalian mengucapkan 'Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Muhammad', lalu kalian berhenti di situ; tetapi ucapkanlah: 'Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Muhammad dan aal Muhammad". (Mahmud Syarqawiy: 'Sayyidatu Zainab r.a: 21)

Imam Syafi'i r.a berkata dalam dua bait sya'irnya:
(Hai ahlulbait Rasulullah, kecintaan kepada kalian kewajipan dari Allah yang turun dalam Al-Qur'an Cukuplah bukti betapa tinggi nilai kalian tiada sempurna shalat tanpa shalawat untuk kalian).

K.H Abdullah bin Nuh (1986), Keutamaan Keluarga Rasulullah saw, Jakarta

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar