Marquee text

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. (QS: At-Taubah 128)

11 Juni 2012

Ahlul Bait adalah keturunan Sayidatina Fatimah

Ada banyak hadis yang menjelaskan bahwa ahlul bait adalah keturunan Sayidatina Fatimah.

at-Tirmidzi meriwayatkan sebuah hadis daripada Ummul Mukminin Ummu Salamah r.a mengenai kisah turunnya surah Ahzab 33:

“Ayat ini (surah al-Ahzab: 33) turun di rumahku. Ketika itu Ali, Fatimah, Hasan dan Husain sedang berkumpul. Rasulullah menyelimuti mereka dengan sehelai kain kisa’ (jenis pakaian yang sangat longgar) lalu bersabda, “Ya Allah, mereka inilah ahlul baitku. Hilangkanlah kotoran (dosa) daripada mereka dan sucikanlah mereka sesuci-sucinya.” 

Hadis ini juga diriwayatkan melalui pelbagai sanad dengan matan yang sedikit berbeda namun serupa maksudnya.

Dari hadis tersebut, jelaslah bahwa Ahlul Bait dalam ayat tersebut adalah terdiri daripada sayidina Ali ra, Sayidatina Fatimah ra, Sayidina Hasan ra dan Sayidina Husain ra, dan tentu saja termasuklah Rasulullah saw sendiri. 

Kemudian keturunan baginda Nabi saw adalah bernasab kepada sayidina Hasan dan Husain ra, karena hanya dari mereka berdualah keturunan Rasulullah saw ada hingga hari ini.

Salah satu keistimewaan sayidatina Fatimah az Zahra adalah dari keterangan Rasulullah SAW, bahwa anak-anak Fatimah r.a itu bernasab kepada Rasulullah SAW. Rasulullah SAW bersabda ; Artinya :
“Semua bani Untsa (Manusia) mempunyai ikatan keturunan ke ayahnya, kecuali anak-anak Fatimah, maka kepada akulah(Rasulullah SAW) bersambung ikatan keturunan mereka dan akulah ayah-ayah mereka.” (H.R. Tabrani).

Imam Suyuti dalam kitab “Aljamik As Shohir” Juz 2 halaman 92. Menerangkan, bahwa Rasulullah pernah bersabda : Artinya : “Semua Bani Adam (Manusia) mempunyai ikatan keturunan dari ayah kecuali anak-anak Fatimah, maka akulah ayah mereka dan akulah Asobah mereka (Ikatan keturunan mereka).” (H.R. At-Tabrani dan Abu Ya’la).

Dalam tafsir Al-Manar Syekh Muhammad Abduh mengutip sabda Rasulullah SAW : Artinya : “Semua anak adam (Manusia) bernasab (ikatan keturunan) keayahnya kecuali anak-anak Fatimah, maka akulah(Rasulullah SAW) ayah mereka dan akulah yang menurunkan mereka". 

Rasulullah saw bersabda : Artinya : “Ketahuilah, sesungguhnya perumpamaan Ahlul Bait ku di antara kaliah adalah seperti kapal Nuh diantara kaumnya. Barang siapa menaikinya ia pun selamat dan siapa pun tertinggal olehnya ia pun tenggelam” (H.R. Muslim)

Ahmad bin Hanbal meriwayatkan dalam Musnad-nya dari Abu Sa’id al-Khudri dari Nabi Saw, ia bersabda, “Sesungguhnya telah dekat bagiku untuk dipanggil (Tuhanku), aku pun akan memenuhi panggilan itu. Dan sesungguhnya aku tinggalkan tsaqalain (dua peninggalan yang sangat berharga) kepada kalian, yaitu: Kitabullah ‘Azza wa Jalla dan keturunanku. Kitabullah adalah tali (Allah) yang terbentang dari langit ke bumi, dan keturunanku Ahlulbaitku. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui telah memberi tahuku bahwa keduanya tidak akan berpisah sehingga keduanya berjumpa denganku di Haudh. Oleh karena itu, perhatikanlah kalian dalam memperlakukan keduanya sepeninggalku. “
At-Tirmidzi juga menyebutkan di dalam Shahîh-nya dari Zaid bin Arqam bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya aku meninggalkan kepada kalian, yang apabila kalian berpegang teguh kepadanya, niscaya kalian tidak akan tersesat sepeninggalku. Salah satunya lebih agung daripada yang lainnya, yaitu: Kitabullah (al-­Quran), ia adalah tali yang terbentang dari langit ke bumi, dan keturunanku Ahlulbaitku. Keduanya (al-Quran dan Ahlulbait) tidak akan pernah berpisah sehingga berjumpa denganku di telaga Haudh. Oleh karena itu, perhatikanlah bagaimana kalian memperlakukan keduanya sepeninggalku.”
At- Tirmidzi berkata setelah meriwayatkan hadis tersebut, “Hadis ini adalah hadis hasan.”

Selain itu, jika anda percaya hari Kiyamat, maka banyak disebutkan bahwa sebelum kiyamat akan muncul Imam Mahdi. Ini banyak disebut di dalam hadits. Siapakah imam Mahdi yang akan membela kaum muslim itu?

Dari Said bin al-Musayyab RH, dia berkata, “Kami berada bersama-sama dengan Ummu Salamah RA, lalu kami saling menyebut-nyebut al-Mahdi, maka dia berkata, “Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Al-Mahdi adalah dari anak keturunan Fatimah.” (Ibnu Majah)

Ummu Salamah RA, Ummul Mukminin, menceritakan bahawa dia mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Al-Mahdi adalah dari keturunanku, dari anak cucu Fatimah.” (Abu Daud & Ibnu Majah)

Dari Imran bin al-Husain RA katanya, Rasulullah SAW bersabda kepada anaknya Fatimah RA, “Khabarkanlah berita gembira, bahawa al-Mahdi itu adalah dari (keturunan) kamu.” (Ibnu Asakir)

Jadi kesimpulannya, keturunan baginda Nabi saw itu masih ada sampai sekarang bahkan sampai menjelang Kiamat kelak. Dan mereka itu adalah dari jalur/nasab Sayidatina Fatimah dan Ali ra, Hasan ra, dan Husain ra.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar