Marquee text

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. (QS: At-Taubah 128)

17 July 2012

KISAH CINTA SEORANG ANAK KECIL TERHADAP RASULULLAH

Pada zaman Al-Imam Al-Hafiz Wajihuddin Abdul Rahman bin Ali bin Muhammad Al-Syaibani al-Yamani al-Zabidi Al-Syafie (Pengarang Maulid dibai), dikala waktu siang Al-Imam ingin berziarah ke makam Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dari kota Yaman ke kota Madinah bersama para sahabat dan jama’ahnya.
Kota Nabi dilihat dari pemakaman Baqi
Ada seorang anak kecil yang ingin sekali melihat makam Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam. Al-Imam menanyakan kepada salah satu sahabatnya, ‘Ini anak siapa? Apa yang ia lakukan?’
Salah satu sahabatnya mengatakan, “Ia ingin ikut perjalanan kita ya Imam”.
Lalu Al-Imam itu menjawab, ‘Tidak boleh, karena perjalanan ini sangat jauh… dari kota Yaman sampai Madinah menempuh jarak 4 hari sampai 1 minggu. Perjalanan itu pun naik kuda,’
Lalu anak kecil itu pergi karena tidak diizinkan oleh Al-Imam Al-Hafiz Wajihuddin. Akan tetapi waktu dalam perjalanan menuju kota Madinah itu, anak itu diam-diam ikut dan bersembunyi di bawah kereta kuda sang imam tersebut.

15 July 2012

Sekte Wahabi Bom Makam Sahabat Nabi SAW

 Melengkapi serangkaian kejahatan dan vandalisme serta perusakan oleh kelompok bersenjata gerakan ekstremis Wahhabi terus berlanjut untuk menanamkan rasa takut kedalam hati oran-orang beriman, dan hal ini terus berkelanjutan dengan penghancuran pada setiap masjid atau sebuah makam milik para sahabat Rasulullah saw, dan apa saja yang masih tersisa kecuali makam Maulaya usman, dan Abu Bakar assSiddiq, serta usman bin Affan, Radhiallah Anhum.

Adapun hari ini, adalah masjid Sahabat Nabi di Kota Derna-libya, pada dini hari senin pagi sebuah ledakan kuat mengakibatkan makam sohabi zuhair bin qais albalawi meledak, akibat dari ledakan itu makam-makam di sekitar rusak parah berhamburan tanah dan batu di tengah pusat masjid, padahal masjid sahabat di anggap paling penting dalam warisan pelajaran-pelajaran islam yang mampu membuat kota derna terkenal sejak lama.
(Foto Makam Sahabat Zuhair bin Qais albalawi RA sebelum ledakan)
Sahabat yang agung Sayidina Zuhair bin Qais albalawi RA, adalah panglima rombongan pasukan dalam membuka islam di libya pada masa itu. namun tangan-tangan jahat dari gerakan wahhabi telah menghancurkan makamnya, sasaran mereka bukan hanya makam-makam itu saja, tetapi juga menargetkan aqidah-aqidah manusia yang berada di dalam lingkaran orang sholih, serta menebarkan keyakinan bahwa kuburan sahabat itu adalah murni kemusyrikan dan kerusakan.-wal iyadzu billah- menurut saksi mata, tampaknya ledakan itu di sebabkan oleh sebuah shell “RBJ anti bunker”, atau di sebabkan oleh jumlah bahan peledak yang cukup besar “bom TNT”. Karena suara ledakan sangat keras dan tinggi, dan telah benar-benar meledak hingga rata dengan tanah. Allah maha mengetahui dan maha  bijaksana
 Poto Kejahatan Sekte Wahabi Salafi

12 July 2012

Fenomena mencium tangan Kiyai/Ulama


Ketika mencium tangan Kiyai dipermasalahkan.
*******
“Kalo kepala kita sudah diusap Kiyai, seolah ada jaminan kamu pasti surga. Sehingga berebut mereka mencium tangan kiyainya. Dan kiyainyapun seolah-olah memberikan pemahaman kepada muridnya dengan mudahnya tangannya selalu diangkat untuk dicium oleh murid-muridnya. Bahkan kadang-kadang tangannya dibawah agar muridnya ruku’ mencium tangannya itu.

Siapa anda wahai kiyai?

Apakah stempel surga ada di tanganmu? Apakah surga Allah ada pada orang-orang yang menciummu dan mencium kakimu?

Rosul manusia terbaik dipermukaan bumi tak seorangpun yang mencium kaki beliau. Manusia terbaik sepanjang kehidupan sejarah manusia yang ada di permukaan bumi. Mulai dari Nabi Adam sampai hari kiamat tak seorangpun dibiarkan ruku’ di depan beliau.

Siapa anda?

Debat Salafi Wahabi tentang "tradisi" cium tangan


"Tradisi" cium tangan tidak ada tuntunannya?
Terimakasihku Kepada Syaikh Albani

Terus terang saya dulu mengira berjabat tangan lalu menciumnya itu adalah tradisi atau budaya Indonesia saja.
Seperti ini lumrah terjadi disekitar saya, yaitu mencium tangan orang orang yang di hormati.
Misalnya murid terhadap gurunya, anak terhadap orang tuanya dan menantu terhadap mertuanya dll.

Dulu kira kira tahun 2008-nan saya di Makkah suka chating dengan menggunakan mig33.
Disitu saya di invite masuk ke sebuah group diskusi.
Pada suatu malam, tepatnya malam rabu, saya berdiskusi dengan teman chating yang berpaham salafi, yaitu dia menganggap bahwa mencium tangan disaat berjabat tangan itu tidak ada landasannya.

SILAHKAN ANDA SIMAK ISI DISKUSINYA DIBAWAH INI:
Saya:”Kenapa anda menentang praktik cium tangan disaat bersalaman?”
Dia:”Iya, karena itu tidak ada tuntunannya !!
Saya:”Lah, maksudnya tuntunannya siapa mas?”
Dia:”Ya nabi kita Muhammad dong !!
Saya:”Kok bisa begitu? Inikan bukan ibadah? Bukan lagi masalah agama?”
Dia:”Iya, tapi ngapain hingga mencium tangan seperti itu segala?”


Nasehat Sayyidina Ali ra


Umat Islam sedikit sekali memahami dan mendalami apa yang disampaikan oleh Sayyidina Ali bin Abi Thalib ra dikarenakan terpengaruh oleh “gangguan” Abdullah bin Saba’ Al-Yamani salah seorang yahudi yang berpura-pura masuk Islam. Sesungguhnya ini sebuah kerugian yang sangat besar.

Berikut ini nasehat yang disampaikan Sayyidina Ali ra, yang dikenal sebagai imam dalam ilmu hikmah (pemahaman yang dalam) dan futuwwah yang mendapatkan pengajaran dan bimbingan langsung dari imam segala mursyid yakni Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wasallam.

Nasehat Sayyidina Ali ra kepada puteranya