Marquee text

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. (QS: At-Taubah 128)

04 May 2013

Arsy & Kursi

ARSY DAN KURSI
Arasy dan Kursi adalah perkara yang hak atau benar yang wajib diimani keberadaanya oleh setiap muslim. Iman kepada Arsy dan Kursi merupakan cabang dari rukun iman yang keenam yaitu beriman kepada hari akhirat.

Sekarang apa itu Arsy dan Kursi?
Arsy atau Singgasana Allah merupakan makhluk besar bercahaya dan berkilau yang meliputi seluruh makhluk. Arsy adalah makhluk yang paling tinggi dan paling besar dari besarnya sehingga tidak ada yang mampu mengukurnya kecuali Allah sendiri. Arsy terdiri dari 4 tiang yang dipikul oleh 4 malikat. ”Maka Maha Tinggi Allah, Raja Yang Sebenarnya; tidak ada Tuhan selain Dia, Tuhan (Yang mempunyai) ‘Arsy yang mulia.(al- Mu’minuun, 116)

Kalam & Lauhul Mahfudh

QALAM DAN LAUHUL MAHFUDZ
Qalam dan Lauhul Mahfudh adalah perkara yang haq (benar) wajib diimani oleh setiap muslim karena merupakan cabang dari rukun iman, yaitu beriman kepada hari akhirat.

Qalam adalah makhluk besar yang diciptakan Allah bercahaya dan berkilau, lalu Allah menugaskan untuk mencatat sesuatu yang terjadi dan yang akan terjadi sampai hari kiamat.

Sedangkan Lauhul Mahfudh artinya lembaran yang terjaga. Ia adalah makhluk besar yang diciptakan Allah bercahaya. Dengan izin-Nya Qalam diperintahkan untuk mencatat sesuatu yang terjadi dan yang akan terjadi di dalam Lauhul Mahfudz atau lebaran yang terjaga. 

Penutup

Penutup

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ ٱلْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ * وَسَلاَمٌ عَلَىٰ ٱلْمُرْسَلِينَ * وَٱلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ ٱلْعَالَمِينَ

PENUTUP
SYARAH
”Maha Suci Tuhanmu Yang mempunyai keperkasaan dari apa yang mereka katakan. Dan kesejahteraan dilimpahkan atas para rasul. Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.”. (As-shaffat, 180-182)
Sebagai penutup dari kitab ini, penulis Habib Abdurahman bin Saggaf Assagaf membawakan ayat al-Qur’an yang berkenaan dengan kekuasaan dan keperkasaan Allah dari apa yang mereka sifatkan. Begitu pula penulis telah menutup tulisanya dengan puji dan syukur kepada Allah, sebagaimana pembukaan kitabnya dimulai dengan puji dan syukur pula.
Setelah menutup kitabnya dengan ucapan segala puji dan syukur bagi Allah, beliau tidak lupa mengucapkan salam sejahtera kepada para nabi dan rasul yang telah diutus Allah dengan membawa akidah keesaan terhadap Allah. Ayat Allah yang telah dibawakan diatas juga bermaksud sebagai do’a yang mengakui tentang kesucian Allah lalu mengharap pertolongan-Nya serta sekaligus merupakan pengakuan akan kebesaran Allah, serta puji syukur atas nikmat Allah yang telah diberikan kepada penulis. Tanpa pengakuan ini dan tanpa pertolongan-Nya, maka penulis tidak mungkin mampu untuk menyusun kitabnya yang sangat mudah untuk dimengerti dan difahami.
Wallahua’lam
Hasan Husen Assagaf

Sumber: http://hasanassaggaf.wordpress.com/2010/06/05/penutup/

03 May 2013

Tidak Beradab Menyebut Rasulullah Muhammad SAW Langsung Namanya

Sebutan Sayyidina, Nabiyallah, Rasulallah dan sebutan lain sebelum penyebutan nama Muhammad SAW. adalah bentuk penghormatan. Penghormatan ini diperintahkan oleh Allah dalam Al Qur’an Surat An Nur Ayat 63 :

لا تَجْعَلُوا دُعَاءَ الرَّسُولِ بَيْنَكُمْ كَدُعَاءِ بَعْضِكُمْ بَعْضًا قَدْ يَعْلَمُ اللَّهُ الَّذِينَ يَتَسَلَّلُونَ مِنْكُمْ لِوَاذًا فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ 

Artinya: Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul di antara kamu seperti panggilan sebahagian kamu kepada sebahagian (yang lain). Sesungguhnya Allah telah mengetahui orang-orang yang berangsur-angsur pergi di antara kamu dengan berlindung (kepada kawannya), maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa adzab yang pedih.

01 May 2013

Kajian Kitab Ihya Ulumuddin oleh Habib Alwi Al-Habsyi - Rahasia Keajaiban Hati

No Judul PlayerDownload
1 Habib Alwi Al-Habsyi - Rahasia Keajaiban Hati #1
2 Habib Alwi Al-Habsyi - Rahasia Keajaiban Hati #2
3 Habib Alwi Al-Habsyi - Rahasia Keajaiban Hati #3
4 Habib Alwi Al-Habsyi - Rahasia Keajaiban Hati #4
5 Habib Alwi Al-Habsyi - Rahasia Keajaiban Hati #5
6 Habib Alwi Al-Habsyi - Rahasia Keajaiban Hati #6
7 Habib Alwi Al-Habsyi - Rahasia Keajaiban Hati #7
8 Habib Alwi Al-Habsyi - Rahasia Keajaiban Hati #8
9 Habib Alwi Al-Habsyi - Rahasia Keajaiban Hati #9
10 Habib Alwi Al-Habsyi - Rahasia Keajaiban Hati #10
11 Habib Alwi Al-Habsyi - Rahasia Keajaiban Hati #11
12 Habib Alwi Al-Habsyi - Rahasia Keajaiban Hati #12
13 Habib Alwi Al-Habsyi - Rahasia Keajaiban Hati #13
14 Habib Alwi Al-Habsyi - Rahasia Keajaiban Hati #14
15 Habib Alwi Al-Habsyi - Rahasia Keajaiban Hati #15